Jumat, 14 Oktober 2011

Ingin sukses berbisnis? Jauhi Sifat-Sifat Ini


Tips PengusahaMenjadi seorang pengusaha bukan hal yang mudah. Selain skill, anda perlu memiliki mental yang kuat sehingga usaha anda mampu terus bertahan dan berkembang.

Berdasarkan studi, hampir kebanyakan usaha runtuh dalam kurun waktu lima tahun pertama.Ketidakmampuan bisnis-bisnis itu bertahan dalam lima tahun pertama antara lain disebabkan karakteristik-karakteristik mental para pemiliknya, yang perlu anda pahami dengan baik dan jauhkan dari diri anda.


Tidak Sabar dan Meledak-ledak
Pengusaha yang memiiki sifat tidak sabaran dan meledak-ledak akan bertindak sembrono. Orang-orang seperti ini adalah contoh orang yang tidak memiliki ketenangan dalam tingkat yang membahayakan usaha. Mereka tidak memiliki kewaspadaan dan mengambil keputusan hanya berdasarkan reaksi sesaat. Ketika menemui masalah, orang yang memiliki sifat ini tidak berupaya melakukan penyesuaian-penyesuaian, tetapi mengambil jalan pintas untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Padahal, untuk bisnis yang masih dalam tahap inkubasi, diperlukan langkah-langkah yang hati-hati, pelan tapi pasti.

Terlalu Percaya Diri
Pengusaha yang terlalu percaya diri tidak mampu melihat kemampuan dirinya secara nyata dalam menggerakkan dan menjaga kesinambungan perkembangan bisnisnya. Mereka juga tidak memiliki kewaspadaan dan mengabaikan peringatan-peringatan karena merasa terlalu percaya bahwa tidak ada satupun masalah yang dapat mengganggu usahanya. Pengusaha seperti ini juga terlalu berlebihan menilai kekuatan rencana bisnisnya, kemampuannya untuk mendapatkan dana, dan berlebihan memperkirakan permintaan atas produk atau jasanya.

Masa Bodoh
Beberapa pengusaha tidak memiliki patokan yang jelas dari mana mereka harus memulai usahanya. Hasilnya, mereka tidak terbiasa dengan pasar tidak berpengalaman menjalankan sebuah bisnis dan masa bodoh mengenai kebutuhan-kebutuhan kewirausahaan seperti kondisi keuangan, ketahanan fisik dan sikap emosionalnya. Anda tidak boleh masa bodoh, mau tidak mau anda harus benar-benar mempelajari setiap aspeknya sekecil apapun. Tahukah anda, kegagalan mengetahui secara pasti setiap aspek dari usaha bisnis, atau kegagalan menimbang investasi pribadi yang dibutuhkan adalah kesalahan yang kelak harus anda bayar mahal.

Mental Tempe
Pengusaha yang memiliki “mental tempe” mudah menyerah ketika menghadapi tantangan atau kemunduran. Mereka tidak memiliki ketangguhan untuk terus berjalan dalam keadaan sulit sekalipun. Inilah yang membedakan antara pengusaha sukses dan pengusaha gagal. Dalam sejarah, hampir setiap pengusaha yang sukses melewati masa-masa sulit sebelumnya. Mereka yang tetap berada dalam bahtera dan melanjutkan mimpi-mimpinya adalah mereka yang berhasil.

Doa, Kerja Keras dan Ikhtiar....



Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis, menjerit memilukan selama berjam-jam, sementara si petani kebingungan memikirkan apa yang harus dilakukan.Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia makin menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya, agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu ia menaiki tanah itu, sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus tak berhenti juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona kagum tak kepalang, ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Kehidupan terus saja menuangkan masalah dan beban, ibarat tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, keruwetan dsb) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari dalam diri kita (pikiran, perasaan dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' masalah dengan menggunakan cobaan sebagai pijakan.

Setiap masalah merupakan satu batu pijakan untuk melangkah naik ke atas. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus bergerak, berikhtiar dan berjuang, jangan pernah menyerah! Guncangkanlah hal negatif yang menimpa dan teruslah melangkahlah naik!!!

Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan:
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana
4. Memberi lebih banyak
5. Berharaplah lebih sedikit
6. Tidak ada yang mustahil di dunia ini, semua serba mungkin asal kita benar-benar
     menginginkan dan berusaha meraihnya.
7. Tersenyumlah

Cara Mengambil Langkah Pertama


Semua orang memiliki kekuatannya masing-masing, tapi apakah semua orang menyadarinya? Tidak.

Semua orang punya mimpi, tapi apakah semua orang sudah berusaha mewujudkannya? Tidak.

Semua orang ingin sukses, tapi apakah semua orang sudah mencoba untuk melangkah menuju ke sana? Tidak

Tidak ada orang yang menyangka Gunung Everest mampu didaki sampai Edmund Hillary melakukannya.

Tidak ada orang yang menyangka manusia bisa terbang sampai Orville dan Wilbur Wright menemukan alat yang disebut pesawat.

Dan Briptu Norman tidak akan terkenal seperti sekarang apabila ia tidak mem-posting videonya di Youtube. Semua itu berawal dari mimpi.

Apakah faktor yang paling sering menghalangi seseorang untuk meraih mimpinya? Mengambil langkah pertama. Begitu beratnya mengambil langkah pertama sampai-sampai mereka membuat mental block dengan membatasi sendiri kemampuannya. Pernyataan seperti:

1. Aku menunggu saat yang tepat untuk mulai melangkah.
2. Aku menunggu sampai aku sudah memiliki skill yang baik.
3. Aku tidak tahu harus mulai dari mana.
4. Aku tidak akan mampu, itu terlalu sulit untukku.
Adalah contoh-contoh pernyataan yang menghalangi seseorang dalam melangkah. Padahal faktanya adalah:

1. Waktu tidak akan pernah tepat karena apabila kamu membiasakan diri untuk selalu menunggu, kamu akan selalu menemukan alasan yang menghalangi kamu untuk melangkah.

2. Skill yang baik didapat justru dapat kita pelajari lebih banyak saat kita melangkah. Seperti kata pepatah, experience is the best teacher. Apakah kamu bisa pintar bermain alat musik hanya dengan membaca buku? Tidak, kan?

3. Kamu bisa mulai melangkah dengan mencari informasi, melakukan riset dan kemudian mulai menyusun rencana. Ya, langkah terbaik untuk memulai sesuatu adalah merencanakan dan mulai melakukan rencana itu satu per satu. Don’t be confused!

4. Anggapan ‘aku tidak mampu’ adalah mental block yang harus kamu singkirkan karena berpikir tentang kegagalan akan SANGAT membatasi kreativitasmu. Satu hal yang kamu harus sadari adalah semua orang yang melakukan sesuatu untuk pertama kali pasti akan kesulitan. Tetapi dari kesulitan itulah kamu dapat belajar banyak. Orang yang kesulitan tapi berjuang untuk mengatasinya akan menjadi orang yang kreatif.

Kesimpulan dari 4 poin di atas adalah, kamu harus mulai melangkah sekarang. Jangan malah terjebak dalam mimpimu sendiri. Bagaimana cara untuk mengambil langkah pertama untuk menggapai mimpimu?

1. Buatlah rencana dan persiapan untuk menggapai mimpimu
Perencanaan dan persiapan yang baik akan sangat membantu perjalananmu. Apakah kamu mampu mendaki gunung Everest hanya dengan membawa sepotong roti? By failing to prepare, you’re preparing to fail.

2. Lakukan sekarang
Take one step at a time. Walaupun mimpimu sangat besar, lebih baik kamu mewujudkan hal-hal yang kecil terlebih dahulu supaya kamu tidak kewalahan. Karena ini adalah pengalaman pertamamu, kamu pasti akan menemukan banyak kesulitan dan melakukan kesalahan. Belajarlah dari kesalahanmu itu.

3. Lakukan dengan benar
Setelah kamu mempelajari kesalahanmu, maka kamu harus memperbaikinya dengan melakukannya dengan benar.

4. Lakukan dengan lebih baik lagi
Ketika kamu mampu melakukan dengan benar, maka langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan berinovasi untuk membuat sesuatu yang lebih baik.

Apabila kamu sudah melakukan ke-4 hal di atas, maka kamu baru saja mengambil langkah pertama, langkah selanjutnya pasti akan lebih mudah dan kamu-pun sudah berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan. Ingat! Do it first, do it right, do it better.

“A journey of a thousand miles begins with a single step” – Lao Tzu

Kiat Merubah MindSet

Jika anda pertama sekali ditanya tentang mind set, kira-kira apa yang anda pikirkan? Bagaimana merubah, men-setting apa yang disebut kotak pikiran itu?
Tentu, menurut hemat saya nih. Yang kita fikirkan adalah tentang apa yang ada dalam fikiran kita sendiri, cara kita bertindak, berfikir, bersikap. Ringkasnya adalah, bagaimana diri kita selama ini. Itulah mindset diri seseorang.

Namanya juga mindset, implementasinya terlalu liar. Tidak bisa kita berkata, mindset yang bagus itu begini, jadi kita perlu merubahanya dengan cara ini dan itu.

Mirip dengan memberi obat kepada seorang pasien, pasti dokter tidak serta merta memberikan resep tanpa memeriksa kondisi si pasien. Adakah efek samping, adakah alergi, adakah pantangan dan sebagainya.

Berkaitan dengan mindset, menurut saya, jika memang kita ingin merubahnya dan mengarahakannya menjadi lebih baik, produktif dan bermanfaat untuk di implemetasikan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang saya singgung di atas. Yang pertama sekali harus kita perhatikan adalah cara kita berfikir, pola kita bertindak dan sebagainya.

Jadi intinya, bagaimana kita memanipulasi otak, supaya si otak bisa menciptakan satu kerangka apik untuk kita tempatkan apa saja nantinya.

Itulah  menurut saya, lajur yang perlu kita perhatikan. Otak. Tapi tentu saja, si otak ini dipengaruhi dan atau di manipulasi oleh hati,  perasaan, sebagaimana umumnya manusia, bukan robot.

Jadi kombinasi antara otak dan perasaan ini, perlu diatur sedemikian rupa, sehingga kita bisa melahirkan satu pola pikir yang tepat, menurut kapasitas pengetahuan kita saat ini.

Bagaimana caranya untuk masuk ke ring itu? (ini sebenarnya yang ditanyakan oleh kawan kita itu) tapi saya merasa perlu memberikan prolog seperti di atas. Justru prolog itulah substansi jawabannya.
Kalau hanya kiat dan tips, kekuatan penetrasi kedalam fikiran kita, agag lemah.
Oke deh, kalau mau langsung kesasaran, menurut saya banyak cara untuk memenipulasi diri. Tentunya dalam konteks yang positif yah.

Pertama, kita perlu memberikan asupan bergizi untuk otak kita ini. Caranya banyak membaca wacana-wacana yang membahas tentang manusia. Kalau soal hewan dan tumbuh-tumbuhan mungkin sedikit juga perlu..hehehe. tapi yang lebih utama, adalah manusia. Karena kita ingin merubah diri kita yang notabene adalah manusia, yang mungkin termasuk individu yang rumit.

Kedua, perlajari cara kita merespon sesuatu dengan sebuah tindakan. Coba saja pelajari, hitung-hitung intropeksi dirilah. Bagaimana sih, reaksi kita ketika seseorang mengajak kita untuk maju dalam bidang tertentu. Saat itu apa alasan yang kita kemukakan? Dan apakah alasan itu sudah memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan diri kita atau malah membawa kita ke arus yang lebih brutal.
Soal respon ini sangat penting yah. Karena ini menyangkut efek psikologis lingkungan kita, pergaulan kita. Jika kita sudak dikenal sebagai orang yang malas, suka menolak, banyak alasan, tentu orang lain akan tidak respek lagi untuk mengajak kita macam-macam. Mending balik kanan katanya. Jadi respon ini penting.

Ketiga, kepekaan social, kita melihat seorang pengemis, kita berkata, dasar pengemis! ngga mau kerja, dimanja, dikasih duit makin subur. Padahal, kita tidak punya duit untuk memberi. Atau kita memang termasuk orang yang pelit. Atau mungkin kita orang yang tidak suka diganggu.
Sebaliknya, jika kita lihat mereka, lantas, fikiran kritis yang konstruktif kita bekerja, hasilnya akan lain berbeda. bisa jadi kita akan berfikir, saya akan membuat satu yayasan amal, yang akan mengurusi mereka-mereka yang miskin dan akan saya ajari mereka cara menjadi manusia mandiri.
Walaupun pada saat itu kita tidak memberikan sepeserpun, karena di kantong duit hanya tinggal ongkos. Tapi pikiran positif yang konstruktif kita, lahir dari mereka. Karena merekalah kita jadi semangat memperbaiki hidup. Karena tidak mau seperti mereka.

Keempat, ada kemauan untuk merubah diri sendiri. Yakin dan sungguh-sungguh memperbaiki diri. Tanpa itu, saya rasa, semua input positif di atas tidak akan ada artinya. Sebenarnya, apa saja bisa kita lakukan. Tapi kembali lagi, kita mau atau tidak, kita berselera atau mual. Semua akan kembali kepada pilihan masing-masing.
Tapi, kalau kemauan sudah bulat, keinginan sudah berapi-api, hasrat menggelora. Saya yakin, kita akan mulai terkondisikan untuk mencapai target yang ingin kita ciptakan.
Nah, saya rasa itu saja point yang paling saya ingat. Mungkin masih banyak lagi kalau mau di rinci secara mendalam tentang mindset ini. Tapi saya rasa keempat ini saja sudah cukup membuka tabir. Selebihnya kita akan menemukan sendiri, sesuai dengan pengalaman kita msing-masing nantinya.
Bagaimana menurut anda?

Minggu, 02 Oktober 2011

Proses Menuju Sukses


“ Banyak orang ingin sukses, namun tidak banyak orang mau melewati Prosesnya “

Ungkapan di atas sering kita jumpai di sekitar kita atau bahkan kita alami sendiri. Banyak orang yang ingin sukses namun tidak mampu melewati jalan untuk menuju sukses itu sendiri. Setiap tujuan sukses, tidak serta merta membuat kita dapat mencapainya. Semua tergantung seberapa besar niat dan tekat kita untuk melalui semua jalan menuju tujuan sukses itu. Memiliki Tujuan sukses adalah baik karena ketika kita menetapkanya, itu sudah menjadikan Peta penunjuk jalan untuk mencapainya. Namun setelah kita memiliki peta yang bernama tujuan sukses, apa kita akan mengikutinya?

Bagi kita yang memiliki Tujuan dengan niat dan tekat yang kuat pastinya kita akan mengikuti jengkal demi jengkal jalan yang telah di tunjukan dalam peta yang di miliki sampai kita mencapainya. Meskipun harus mengalami jatuh bangun kita akan tetap menjalani. Sayangnya banyak diantara kita yang terjebak dalam mencari jalan pintas. Jalan pintas bukan berarti tidak diperbolehkan melakukannya, boleh asal dalam melakukan jalan pintas kita memiliki tutor atau guru sehingga kita tidak salah jalan. Banyak diantara kita yang yang tergiur dengan penawaran “cara cepat menuju sukses “ , tidak sedikit pula yang mengeluarkan uang berlimpah karena ingin cepat sukses namun mereka tidak sadar arti sukses adalah bagaimana kita dapat melewati prosesnya sejengkal demi sejengkal. Karena kita yang dapat menghargai proses yang kita laluilah yang akan memiliki sukses yang paling bermakna. Mereka akan lebih menghargai orang lain, lebih menghargai perjuangan orang lain dan mereka akan senang berbagi ilmu kepada orang lain.

Mari kita lihat Figure orang sukses, dan bagaimana orang sukses mendapatkan kesuksesannya. Mereka selalu melalui proses, semuanya tidak instant.

Bob Sadino
Om Bob begitu beliau biasa di sapa. Beliau adalah pengusaha sukses yang terkenal dengan jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Melihat perjuangannya sangat menginspirasi kita, kesuksesan yang didapat tidak instan tapi banyak proses yang dilalui beliau. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.

Beliau juga pernah hampir depresi. Tapi, ketika itu seorang temannya mengajaknya memelihara ayam. Dari sanalah ia kemudian terinspirasi, bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur, tentunya manusia juga bisa. Itulah yang kemudian mengawali langkahnya untuk berwirausaha. Ia pun kemudian memutuskan untuk makin menekuni usaha ternak ayam.

Pada awalnya, ia menjual telur beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Mereka menjual telur itu awalnya dari pintu ke pintu. Dan, dengan ketekunan dan kemampuannya menjaga hubungan baik, telurnya makin laris. Dari sanalah kemudian usahanya terus bergulir. Dari hanya menjual telur, ia lantas menjual aneka bahan makanan. Itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal supermarket Kemchick miliknya. Ia kemudian juga merambah agribisnis khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur untuk dijual pada orang asing seperti orang Jepang dan Eropa. Hubungan baik dengan orang-orang asing inilah yang kemudian makin membesarkan usahanya hingga ia akhirnya juga memiliki usaha daging olahan Kemfoods.

Ia percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, peras keringat, dan bahkan jungkir balik. Menurutnya, uang adalah prioritas nomor sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menciptakan kesempatan dan berani mengambil peluang.
Begitulah Om Bob dengan segala niat dan tekatnya menjalani semua prosesnya hasil akan mengikuti dengan sendirinya.

Bagaimana dengan Anda? Bagaimana dengan Kita?

Lalui semua Proses menuju Sukses maka kita akan menghargai hasilnya.

7 Perkara Yang Membuat Anda Bermotivasi Di Waktu Pagi



01. Bersyukur, bersyukur, bersyukur
Bersyukurlah sebab anda masih diberi peluang untuk meneruskan hidup, anda juga masih ada kesempatan untuk melakukan yang terbaik hari ini, lebih baik dari yang kelmarin.

02. Tekad Bermotivasi
Pasang niat dalam hati yang anda mahu jadi bersemangat sepenuhnya. Ambil beberapa artikel-artikel motivasi pendek dan baca dalam seminit dua.
Di waktu awal pagi, jangan buka email, baca newspaper, baca gosip-gosip mahupun join sesi mengumpat bersama kawan-kawan. Sebab, ia menerbitkan energi negatif lalu menghalang anda dari bermotivasi sepanjang hari.

03. Dekatkan Diri Dengan Sesi Motivasi
Ikuti sesi-sesi motivasi di media, misalnya Motivasi Pagi di TV3 dan sesi motivasi Dr Izzy di Hot FM. Luangkan masa 3-5 minit memberi motivasi pada diri sendiri melalui sesi-sesi motivasi pendek ni.

Motivasi harus dijaga, sebab kalau tak di jaga ia mudah turun. Kesannya, anda menjadi tidak bersemangat, lemah longlai dan lemas.

04. Dalam Apa Jua Yang Anda Buat, Mulakan Dengan Bismillah
Bila anda mula punch card nak masuk kerja, baca bismillah, moga anda dijauhkan dari bisikan syaitan yang membuat anda lalai, mengantuk, macam tak cukup ‘cas betri’ saja.

Andai kata anda seorang pelajar, bermula dari nak masuk kelas, duduk di kerusi anda dan mula nak bukak buku, mulakan semuanya dengan bismillah. Moga apa jua yang anda lakukan mendapat keberkatan.

Masuk saje ke dalam kelas, pasang niat anda mahu menuntut ilmu. Bila istiqamah melakukannya, anda punya peluang cerah untuk menjadi cemerlang!
 
05. Set Target Kemajuan Diri Sendiri
Ini juga kurang dititikberatkan. Bila dah keluar rumah sama ada ke kelas atau ke tempat kerja, kita tak tahu apa yang kita nak capai hari tu. Betul tak?
Kita hanya nak sampai di sana, bekerja (atau menghadiri kelas) lepas tu nanti petang balik rumah, berehat, makan, minum, pastu tidur. Esok pagi, bangun dan perkara sama berulang lagi.

Hidup Anda bagai dalam 1 bulatan, situ-situ saja.
Mulai hari ini, ubah sikap anda. Set target apa yang anda mahu capai, lagi best setkan untuk setiap hari.

Andai anda seorang pelajar, set target berapa bab yang anda nak ulangkaji, berapa buah buku yang anda nak baca dalam minggu ni, berapa soalan anda nak bertanya pada lecturer atau guru anda nanti.

Andai anda seorang usahawan, set target berapa jualan yang anda nak capai hari ini dan berapa keuntungan yang anda nak dapat hasil dari bisnes anda. Set juga apa yang anda nak pelajari hari ni dalam bidang bisnes anda.

Andai anda seorang pekerja, set berapa tugas yang anda nak siapkan dan set limit masa untuk anda menyiapkan segalanya. Kecekapan seorang pekerja di nilai dari kepantasan, ketepatan dan kekemasan.

06. Lihat Warna Cerah
Warna boleh mempengaruhi mood. Warna cerah membuat kita jadi energetik, ceria dan penuh dengan idea.

Setiap hari, lihat warna-warna yang cerah seperti kuning, merah, biru dan hijau. Cara ni saya dah test sendiri, berkesan sungguh!

Dekatkan diri dengan benda-benda berwarna cerah sebab ia mampu merubah mood anda menjadi positif.

07. Penuhkan Hati Dengan Kemaafan
Lepaskan segala yang dulu-dulu. Maafkan orang diwaktu pagi, maafkan kesalahan semuanya dari dulu sampai sekarang.

Lepaskan dendam, rasa tak puas hati, geram, sakit hati dan yang sewaktu dengannya.

Andai emosi-emosi negatif ni bersarang di hati (walaupun sedikit) ia menghalang motivasi. Kesannya, anda jadi orang yang tak bersemangat langsung.
Lebih teruk, anda jadi orang yang berfikiran negatif, hanya nampak yang negatif dalam diri setiap orang, setiap situasi dan setiap benda.

Anda mesti berubah untuk kemajuan diri.

Berani Berubah Untuk Kecemerlangan Hidup.

Senin, 26 September 2011

Motivasi: 5 Fakta Sukses dan 14 Fakta Kegagalan

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !
Nelson Mandela, menjadi presiden pada usia 76 tahun
Steve Jobbs, menjadi jutawan pada usia 21 tahun
Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada usia 65 tahun
Winston Churchill, menjadi PM Inggris usia 52 tahun.
Bill Gates, menjadi orang terkaya di dunia usia 41 tahun

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA, BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
Confusius : anak yatim di Cina
Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.
Hellen Keller : tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
Shakespeare : cacat kaki, penulis novel.
F.D. Roosevelt : terkena polio, presiden 32 AS.
Beethoven : tuna rungu, komposer musik.
Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
Anthony Robbins : Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN
Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, memiliki 2000 hak paten.
Li Ka Shing : berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
Bill Gates : orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA
Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
Abraham Lincoln : lahir dari keluarga miskin
Napolean Hill : lahir dari keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL :
Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.